CARA PRAKTIS SURVEY DALAM AIR (IN-WATER SURVEYS)
CARA PRAKTIS SURVEY DALAM AIR (IN-WATER SURVEYS)
Oleh : Ir. Sjaifuddin Thahir, MSc. (Pendiri PRAMARIN)1. Survey Dalam Air (IWS) untuk lambung kapal biasanya
dilakukan dalam rangka untuk dapat memberikan informasi yang biasanya diperoleh
dari survey pengedokan kapal.
Pertimbangan khusus harus diberikan untuk memastikan:
1.
jarak bebas bantalan kemudi (rudder bearing
clearances) dan
2.
jarak bebas bantalan stern bush dari bantalan
buritan oli berdasarkan tinjauan/review riwayat operasi kapal, pengujian di
atas kapal dan laporan sampel oli sterntube.
Pertimbangan-pertimbangan
tersebut harus dimasukkan dalam proposal Survey Dalam Air (IWS) yang harus
diajukan sebelum Survey sehingga pengaturan yang memuaskan dapat disepakati
dengan Badan klasifikasi.
2. Survey Dalam Air (IWS) harus dilakukan dengan kapal ditempatkan
di perairan terlindung dan sebaiknya dengan arus dan arus pasang surut yang kecil.
Visibilitas di dalam air dan kebersihan lambung kapal di
bawah permukaan air harus cukup jelas untuk memungkinkan pemeriksaan yang efektif
dan memungkinkan surveyor dan penyelam untuk menentukan kondisi pelat kapal,
pelengkap dan pengelasan.
Badan
klasifikasi harus puas dengan metode dan orientasi penyelam pada pelat kapal,
yang bila perlu menggunakan penandaan permanen pada pelat kapal pada
titik-titik tertentu.
3. Peralatan, prosedur untuk mengamati dan melaporkan Survey harus didiskusikan
dengan pihak-pihak yang terlibat sebelum Survey Dalam Air (IWS), dan waktu yang
diizinkan untuk membolehkan perusahaan penyelaman menguji semua peralatan
sebelumnya.
4. Survey Dalam Air (IWS) harus dilakukan oleh penyelam
yang berkualifikasi di bawah pengawasan Surveyor.
Penyelam harus
dipekerjakan oleh perusahaan yang disetujui sebagai pemasok layanan class.
5. Surveyor
harus puas dengan metode representasi gambar, dan komunikasi dua arah yang baik
antara Surveyor dan penyelam harus disediakan.
Comments
Post a Comment