KENYAMANAN PENUMPANG PADA KAPAL PENUMPANG DAN FERRY RORO MENURUT ABS
KENYAMANAN PENUMPANG PADA KAPAL PENUMPANG DAN FERRY RORO MENURUT ABS
Oleh : Ir. Sjaifuddin Thahir, MSc. (Pendiri PRAMARIN)
WA/Call = 0878-9224-6952
Banyak badan klasifikasi yang tergabung dalam badan klasifikasi dunia (IACS, international association of classification societies) telah mengidentifikasi perihal kenyamanan penumpang di atas kapal. Kali ini saya akan berbagi perihal beberapa kriteria kenyamanan penumpang pada kapal menurut ABS. ABS telah melakukan penelitian dan mengidentifikasi adanya dampak positif dari kenyamanan penumpang dan dikelompokkan dalam kriteria kenyamanan dan cara mendesain kapal berdasarkan kenyamanan, keselamatan, dan kesenangan penumpang.
ABS menyusun panduan untuk kenyamanan penumpang di Kapal dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kenyamanan penumpang di atas kapal penumpang dan kapal ferry roro. Kriteria kenyamanan ditentukan dan dipilih dengan memberikan sarana yang dapat meningkatkan kenyamanan, kenikmatan, dan kepuasan bagi penumpang kapal. ABS membuat panduan kenyamanan penumpang di atas kapal penumpang dan kapal ferry roro dengan menyediakan satu sumber kriteria kenyamanan yang tepat.
Panduan tersebut yang disusun dan diterapkan untuk kapal penumpang yang mengangkut lebih dari 12 (dua belas) penumpang dan kapal digunakan untuk tujuan seperti
- Bepergian,
- Berlibur, dan
- Rekreasi.
Panduan tersebut juga dibuat dapat diterapkan pada
- Kapal pesiar,
- Kapal ferry roro,
- Kapal konvensional dan
- Kapal berkecepatan tinggi.
Di ABS panduan disusun berlaku untuk kapal penumpang bangunan baru dan bangunan lama yang memiliki
- Notasi Comfort (COMF) atau
- Notasi Comfort Plus (COMF+) .
Adapun Kriteria kenyamanan adalah ukuran dari akseptabilitas area akomodasi penumpang dan kriteria lingkungan sekitar yang terkait. Panduan ABS berfokus pada empat (4) aspek kenyamanan desain dan tata letak kapal penumpang yang dapat dikendalikan, diukur, dan dinilai. Aspek kenyamanan lingkungan berkaitan dengan lingkungan tempat penumpang di atas kapal.
Secara khusus, panduan ABS ini memberikan kriteria, batasan, dan metodologi pengukuran berikut :
- Whole-body Vibration (Getaran Seluruh Tubuh penumpang)
- Noise (Kebisingan)
- Indoor Climate (Iklim Dalam Ruangan)
- Lighting (Pencahayaan).
Kriteria yang diberikan dalam Panduan tersebut didasarkan pada data dan standar penelitian yang tersedia untuk tujuan memberikan tingkat dasar kenyamanan penumpang. Panduan ini tidak secara khusus membahas keselamatan penumpang karena keselamatan secara komprehensif sudah dicakup oleh IMO, Pemerintah, Rule Class, Flag state dan Port state. Kepatuhan terhadap panduan ABS ini dapat menjamin peningkatan dalam beberapa sistem keselamatan di atas kapal.
Beberapa kriteria, kondisi pengujian, lokasi pengukuran, metode pengujian, serta instrumen yang diperlukan dalam panduan ABS agar berbeda dari metode dari class lain dan metode ilmiah yang dilakukan oleh komunitas ilmiah.Namun, kriteria, kondisi pengujian, lokasi pengukuran, metode pengujian, serta instrumen yang dipilih dengan tujuan memberikan panduan praktis yang dapat diterapkan secara internasional dan pemilik kapal / galangan kapal dengan keandalan dan validitas yang dapat diterima. Saat menyusun Panduan ini, ABS mengambil pendekatan praktis untuk pengukuran, personel yang berkontribusi untuk pengujian (Pengujian spesialis) dan peralatan pengujian.
Semoga bermanfaat
Comments
Post a Comment