CARA PRAKTIS MEMERIKSA POROS BALING-BALING KAPAL

CARA PRAKTIS MEMERIKSA POROS BALING-BALING KAPAL

Oleh : Ir. Sjaifuddin Thahir, MSc. (Pendiri PRAMARIN)

Diskusi dan konsultasi bisa via WA/Call 0878-9224-6952

 

Survei poros baling-baling kapal metode I terdiri dari:

 

- Membuka atau mencabut poros kapal dan memeriksa seluruh poros, sistem segel dan bantalannya

 

- Untuk sambungan poros dengan key (berkunci) dan poros dengan keyless (tanpa kunci), maka:

 • Melepaskan baling-baling untuk memperlihatkan ujung bagian depan poros yang lancip,

 • Melakukan pemeriksaan non-destruktif atau non-destructive examination (NDE) dengan metode deteksi retak permukaan (surface crack-detection method) yang disetujui oleh class di sekitar poros pada bagian depan bagian poros yang lancip, termasuk alur pasaknya.

 

Untuk poros kapal yang dilengkapi dengan liner, maka NDE harus diperluas / diperpanjang ke tepi belakang liner.

 

- Untuk poros kapal dengan sambungan flange:

Baut kopling dari setiap jenis poros yang terhubung dengan flange dilepas atau jari-jari flens dapat diakses sehubungan dengan overhaul, perbaikan atau bila dianggap perlu oleh surveyor, maka baut kopling dan jari-jari flens harus diperiksa dengan cara metode deteksi retak permukaan yang disetujui oleh class.

 

- Memeriksa dan mencatat kelonggaran bantalan (bearing clearances).

 

- Memverifikasi bahwa baling-baling bebas dari kerusakan yang dapat menyebabkan baling-baling tidak seimbang (balance).

 

- Memverifikasi kondisi poros kapal yang memuaskan dari segel dalam dan segel luar pada saat pemasangan kembali poros dan baling-baling.

 

- Mencatat pengukuran keausan bantalan (setelah pemasangan ulang)


Semoga bermanfaat

Comments

Popular posts from this blog

OWNER SURVEYOR DAN LINGKUP KEGIATAN SURVEYOR KELAS

MENGENAL IBC CODE UNTUK CHEMICAL TANKER

KENYAMANAN PENUMPANG PADA KAPAL PENUMPANG DAN FERRY RORO MENURUT ABS